SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 1 Agustus 2026-– Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., menghadiri aksi penanaman 1.600 pohon mangrove di pesisir Dusun Limung, Desa Pungkit, Kecamatan Moyo Utara, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Aksi yang dimulai pukul 15.00 WITA tersebut merupakan kolaborasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa, Forkopimcam Moyo Utara, Kodim 1607/Sumbawa, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Lembaga Peduli Budaya Sosial dan Ekologi (LPBSE) Lingkara, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, serta masyarakat setempat.
Selain Kapolres Sumbawa, kegiatan dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyo Wijoyo, S.T., Wakil Ketua III DPRD Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda, kepala OPD, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, pelajar, dan ratusan warga pesisir.
Sebanyak 1.600 bibit mangrove ditanam di sepanjang sekitar 300 meter garis pantai sebagai upaya mengurangi abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Di sela kegiatan, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini menegaskan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, penanaman mangrove merupakan langkah nyata untuk menjaga kawasan pesisir sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Penanaman 1.600 pohon mangrove ini bukan sekadar rangkaian menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi keselamatan lingkungan dan masyarakat pesisir. Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan komunitas lingkungan berkomitmen mengawal upaya pelestarian ini agar ekosistem laut dan pesisir Kabupaten Sumbawa tetap terjaga,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Ia menilai keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Sebelum penanaman dilakukan, peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan mengenai teknik penanaman mangrove dari perwakilan PT Amman Mineral Nusa Tenggara agar bibit yang ditanam memiliki tingkat keberhasilan tumbuh yang optimal.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polsek Moyo Hilir menerjunkan personel pengamanan di lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti sekitar 500 warga dan personel TNI tersebut berlangsung lancar, aman, dan kondusif hingga selesai pada pukul 18.00 WITA.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, komunitas lingkungan, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir sebagai benteng alami terhadap abrasi dan perubahan iklim.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





