SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 17 September 2026– Seorang perempuan berinisial L (48), pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di lingkungan BMKG Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggal dunia setelah ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah hotel di Kabupaten Sumbawa, Rabu (16/9/2026) pagi.
L diketahui berada di Sumbawa dalam rangka menjalankan agenda kedinasan bersama sejumlah rekan kerjanya. Ia tiba di Kabupaten Sumbawa pada Senin (14/9/2026) bersama delapan rekannya untuk melaksanakan kegiatan di kantor BMKG Sumbawa.
Kapolsek Sumbawa IPTU Rohmad Rondhi mengatakan, sebelum kejadian, L sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya. Berdasarkan keterangan rekan-rekannya, korban mengalami keluhan berupa sakit asam lambung, batuk berat, dan sesak napas.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 06.00 WITA. Saat rekan sekamarnya berupaya membangunkan L untuk melaksanakan salat Subuh, ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Rekan-rekannya kemudian segera membawa L ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sumbawa untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan L telah meninggal dunia.
“Dokter melakukan pemeriksaan medis dan menyatakan almarhumah telah meninggal dunia sekitar dua jam sebelum ditemukan, dengan kondisi henti napas dan henti jantung,” ujar IPTU Rohmad Rondhi.
Setelah menerima laporan dari pihak hotel sekitar pukul 07.20 WITA, jajaran Polsek Sumbawa mendatangi lokasi kejadian. Kapolsek Sumbawa bersama Kanit Intel, Kanit Reskrim, dan personel piket melakukan pengecekan di lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak.
Dari hasil pemeriksaan medis dan informasi yang diperoleh kepolisian, tidak ditemukan keterangan yang mengarah pada adanya tindak kekerasan terhadap almarhumah. Kepolisian selanjutnya menyelesaikan proses administrasi dan penanganan sesuai prosedur.
Jenazah kemudian diberangkatkan dari Sumbawa menuju Mataram menggunakan ambulans RSUD Sumbawa untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penyebab meninggalnya almarhumah, serta menghormati privasi dan perasaan keluarga yang ditinggalkan.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





