Wabup Sumbawa Tinjau Korban Kebakaran di Desa Kerekeh, Ingatkan Warga Waspadai Korsleting Listrik

Sumbawa, SakaNTB.com| 2 Agustus 2026– Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengunjungi Mustaram (55), korban kebakaran di Desa Kerekeh, pada Sabtu pagi. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah sekaligus memastikan penanganan terhadap korban berjalan dengan baik.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat itu diduga dipicu oleh arus pendek listrik. Peristiwa tersebut menghanguskan rumah milik Mustaram beserta satu unit sepeda motor, hasil panen, perlengkapan pertanian, dan berbagai barang berharga lainnya. Sejumlah rumah di sekitar lokasi juga dilaporkan terdampak.

Bacaan Lainnya

Akibat kejadian tersebut, kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Dalam kesempatan itu, H. Mohamad Ansori menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami keluarga Mustaram. Ia juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak korban.

Selain itu, Wakil Bupati meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) bersama Pemerintah Desa Kerekeh segera melakukan langkah-langkah penanganan secara maksimal agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bergotong royong membantu korban, baik melalui tenaga maupun bantuan lainnya, sebagai wujud solidaritas sosial di tengah musibah.

Dalam keterangannya, H. Ansori mengingatkan bahwa kasus kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik beberapa kali terjadi di Kabupaten Sumbawa dalam kurun waktu sebulan terakhir. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Masyarakat diharapkan rutin memeriksa instalasi dan sambungan listrik agar potensi kebakaran akibat korsleting dapat diminimalkan. Tingkatkan kewaspadaan sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujar H. Ansori.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *