Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 21 Agustus 2026 — Prestasi gemilang ditorehkan tim sepak takraw Kabupaten Sumbawa pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII 2026. Kontingen Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Sumbawa berhasil meraih 10 medali emas dari seluruh nomor yang dipertandingkan.
Atas capaian tersebut, para atlet, pelatih, dan ofisial menerima apresiasi dalam acara penerimaan resmi yang berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (21/8/2026).
Ketua PSTI Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, yang juga Wakil Bupati Sumbawa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan tim pelatih yang telah bekerja keras memenuhi target yang ditetapkan.
“Alhamdulillah, hari ini atlet PSTI Sumbawa melaksanakan silaturahmi sekaligus penerimaan secara resmi setelah bertanding di Porprov NTB 2026. Kami mengapresiasi kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang telah sukses menyapu bersih 10 medali emas sesuai target,” ujar Ansori dalam sambutannya.
Capaian tersebut sekaligus menunjukkan peningkatan prestasi yang signifikan dibandingkan Porprov NTB 2023. Saat itu, Sumbawa mengoleksi lima medali emas. Pada Porprov 2026, perolehan tersebut berhasil digandakan menjadi 10 emas.
Medali emas diraih dari sejumlah nomor pertandingan, di antaranya regu putra dan putri, double event, quadrant, mix double, serta mix quadrant.
Ansori menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur dalam tim. Menurutnya, prestasi atlet merupakan hasil dari proses pembinaan, kerja keras, disiplin, serta kekompakan antara atlet, pelatih, ofisial, dan pengurus.
“10 emas ini tidak mudah untuk diraih. Alhamdulillah, ini benar-benar luar biasa. Keberhasilan ini bukan hanya berkat ketua PSTI atau pelatih, tetapi berkat kekompakan dan kerja sama seluruh tim,” katanya.
Bidik Prestasi di PON 2028
Meski berhasil mencapai target maksimal di tingkat provinsi, Ansori mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Ia meminta para atlet menjadikan keberhasilan di Porprov sebagai modal untuk meningkatkan kemampuan menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
“Jangan berpuas diri dan harus terus giat berlatih guna menghadapi PON 2028 mendatang,” tegasnya.
PSTI Sumbawa kini mengarahkan perhatian pada persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur. Capaian di Porprov 2026 diharapkan menjadi salah satu pijakan untuk meningkatkan kualitas atlet sehingga mampu bersaing di level nasional.
“Terus semangat berlatih. Apa yang telah diraih di Porprov menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan diri. PON 2028 sangat terbuka lebar,” ujarnya.
Selain meningkatkan kualitas atlet, PSTI Sumbawa juga berencana memperkuat regenerasi melalui seleksi atlet baru. Pengurus juga mendorong atlet untuk tetap aktif mengikuti berbagai turnamen sebagai bagian dari upaya menjaga pengalaman bertanding dan konsistensi prestasi.
Dari sisi pembinaan, PSTI Sumbawa menaruh perhatian pada kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk bola, net, seragam, hingga fasilitas latihan yang lebih representatif.
Bonus Porprov Masih Dibahas
Terkait bonus resmi dari pemerintah daerah atas prestasi di Porprov 2026, Ansori mengatakan proses pembahasan masih berlangsung.
“Bonus Porprov saat ini sedang dibahas dan insyaallah akan segera direalisasikan,” katanya.
Sementara itu, sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat, Ansori pada akhir kegiatan memberikan uang saku kepada para atlet, pelatih, dan ofisial yang bersumber dari dana pribadinya.
Pemberian tersebut dilakukan secara langsung dalam acara penerimaan atlet setelah mereka menyelesaikan perjuangan di Porprov NTB XII 2026.
Di tengah capaian tersebut, Ansori juga membuka ruang bagi proses regenerasi kepengurusan PSTI Kabupaten Sumbawa. Menjelang Musyawarah Cabang PSTI, ia mempersilakan pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap sepak takraw untuk mencalonkan diri sebagai ketua.
Ia menyatakan siap mengikuti keputusan organisasi apabila kembali dipercaya memimpin, dengan tetap mengedepankan mekanisme musyawarah dan ketentuan organisasi.
“Target kita sekarang mengejar emas di PON 2028. Tetap semangat dan giat berlatih. Insyaallah, usaha tidak mengkhianati hasil,” pungkasnya.
Keberhasilan menyapu bersih 10 medali emas di Porprov NTB XII 2026 menjadi catatan penting bagi sepak takraw Sumbawa. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi prestasi melalui pembinaan berkelanjutan, regenerasi atlet, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan sarana dan prasarana menuju persaingan di tingkat nasional.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





