Respons Laporan Warga, Polres Sumbawa Amankan Pelajar Terlibat Tawuran

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 28 Agustus 2026— Personel Unit Patroli Sat Samapta Polres Sumbawa merespons laporan masyarakat terkait dugaan aksi tawuran antarpelajar di wilayah Kelurahan Lempeh, Kabupaten Sumbawa, Kamis (27/8/2026) sore.

Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dilakukan mulai pukul 15.00 WITA sebagai langkah kepolisian untuk mencegah aksi berlanjut dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Bacaan Lainnya

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta AKP Awaluddin, S.AP., M.M.Inov., mengatakan patroli dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya aksi tawuran yang melibatkan sejumlah pelajar.

“Patroli KRYD ini merupakan upaya preventif dan responsif untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan yang dapat mengganggu ketertiban serta meresahkan masyarakat,” ujar Awaluddin.

Patroli dipimpin personel Unit Patroli Sat Samapta, yakni Brigadir Rahman Sadri, Brigadir Ilham Jauhari, Bripda Odi Prayoga, Bripda I Kadek Arinova, dan Bripda Gibran Nursila P.

Setibanya di lokasi, petugas membubarkan kerumunan dan mengamankan sejumlah pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Langkah itu dilakukan untuk mencegah terjadinya bentrokan lanjutan serta mengantisipasi kemungkinan adanya korban maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Para pelajar yang diamankan selanjutnya dibawa untuk mendapatkan penanganan dan pembinaan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Awaluddin mengatakan kepolisian akan terus merespons setiap informasi masyarakat yang berkaitan dengan potensi gangguan keamanan, termasuk aksi tawuran yang melibatkan pelajar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Untuk para pelajar, kami berharap tidak terlibat dalam aksi kekerasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.

.

Setelah dilakukan pembubaran dan pengamanan, situasi di wilayah Kelurahan Lempeh kembali terkendali. Kegiatan patroli berlangsung aman dan tidak terjadi eskalasi gangguan keamanan lebih lanjut.

Saya juga sengaja mengganti frasa “kenakalan remaja” dan menghindari penyebutan pelajar sebagai pelaku secara definitif, karena dari materi awal belum ada informasi mengenai status hukum atau hasil pemeriksaan mereka. Ini lebih aman secara jurnalistik dan sejalan dengan asas praduga tak bersalah.

Reporter: SakaNTB.com

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *