SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 8 September 2026— Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumbawa memperkuat kapasitas jajaran pengurus dan Ketua TP PKK Kecamatan sebagai langkah meningkatkan efektivitas program pemberdayaan keluarga di tengah berbagai persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pengurus TP PKK Kabupaten Sumbawa dan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 yang digelar di Aula Sekretariat TP PKK Kabupaten Sumbawa, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa, serta para narasumber.
Ketua Panitia Pelaksana, Arif Alamsyah, S.STP., M.Si., mengatakan kegiatan diikuti 57 peserta. Mereka terdiri atas 24 peserta dari TP PKK Kecamatan, 30 pengurus TP PKK Kabupaten, serta tiga Ketua TP PKK Desa/Kelurahan.
Menurut Arif, peningkatan kapasitas diperlukan agar pengurus memiliki pemahaman dan kemampuan yang lebih baik dalam menjalankan tugas organisasi, mulai dari perencanaan hingga evaluasi program.
“Penguatan kapasitas ini juga menjadi bagian penting dalam membangun sinergi, komunikasi, kekompakan dan kerja sama antar-pengurus TP PKK, sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK,” katanya.
Dorong Keluarga Jadi Basis Pembangunan
Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, menekankan bahwa keluarga memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, berbagai upaya pembangunan tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga sebagai lingkungan pertama dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan.
“Pembangunan daerah tidak hanya dimulai dari kantor-kantor pemerintah, tetapi berawal dari dalam rumah. Dari ibu yang memperhatikan gizi anak hingga perempuan yang menggerakkan usaha keluarga,” ujarnya.
Atas dasar itu, TP PKK Kabupaten Sumbawa berencana mengaktifkan kembali Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang sebelumnya sempat terhenti.
Program tersebut diarahkan untuk mendorong pengembangan usaha berbasis rumah tangga sekaligus membuka peluang bagi keluarga untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan melalui potensi ekonomi yang ada di lingkungan masing-masing.
Penguatan ekonomi keluarga dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pelaksanaan UP2K diharapkan tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi mampu memberikan ruang bagi keluarga untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Selaraskan Program dengan Persoalan Prioritas
Selain penguatan ekonomi keluarga, TP PKK Sumbawa juga mendorong agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK lebih responsif terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Sejumlah isu prioritas yang menjadi perhatian antara lain penanganan stunting, pencegahan pernikahan dini, penanggulangan penyalahgunaan narkoba, dan pengelolaan sampah.
Penyelarasan program tersebut diharapkan dapat memperkuat peran TP PKK di berbagai tingkatan, terutama dalam menjembatani program pemberdayaan keluarga dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Pertemuan peningkatan kapasitas ini pun menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara pengurus TP PKK Kabupaten, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan.
Dengan penguatan tersebut, jajaran TP PKK Sumbawa diharapkan mampu menjalankan program secara lebih terencana, terukur dan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusinya sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Reporter: Saka-3
Editor: Redaksi SakaNTB.com





