SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 29 Oktober 2026— Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat upaya pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui kerja sama dengan PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo dan STKIP Paracendekia NW Sumbawa.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan dua kesepakatan bersama dalam rangkaian kegiatan Sumbawa Job Fair yang dibuka Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, Rabu (28/10/2026).
Kedua kesepakatan itu diarahkan untuk memperluas peluang ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas pelaku usaha lokal dan peningkatan kompetensi tenaga kerja agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta pembangunan daerah.
Kesepakatan dengan Jamkrindo berfokus pada pemanfaatan jasa penjaminan untuk mendukung pemberdayaan UMKM lokal dalam pelaksanaan proyek pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Melalui kerja sama ini, pelaku usaha diharapkan memperoleh akses yang lebih luas terhadap layanan penjaminan dan fasilitasi pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dukungan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan UMKM lokal dalam memanfaatkan peluang ekonomi, termasuk berpartisipasi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Sementara itu, kerja sama dengan STKIP Paracendekia NW Sumbawa diarahkan pada penguatan sinergi pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, mengembangkan inovasi pembelajaran, serta meningkatkan kompetensi generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dunia kerja.
Bupati Sumbawa, Ir H. Syarafuddin Jarot, MP menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, pembangunan juga harus diikuti dengan terbukanya lapangan kerja, peningkatan kualitas SDM, dan semakin luasnya kesempatan masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi.
Ia memandang penguatan UMKM dan peningkatan kualitas SDM sebagai dua aspek yang saling berkaitan. UMKM yang berkembang berpotensi meningkatkan produktivitas dan membuka peluang kerja, sedangkan tenaga kerja yang kompeten dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan usaha dan daya saing daerah.
Karena itu, Bupati meminta perangkat daerah terkait dan seluruh mitra kerja sama menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui program yang konkret dan terukur.
Tindak lanjut yang diharapkan antara lain pendampingan bagi UMKM potensial, penguatan akses terhadap pembiayaan dan penjaminan, pengembangan program peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan kerja sama.
Menurutnya, keberhasilan kolaborasi tidak semata-mata ditentukan oleh penandatanganan kesepakatan, tetapi juga oleh manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Indikator yang diharapkan mencakup perkembangan usaha lokal, peningkatan kompetensi tenaga kerja, dan terbukanya kesempatan kerja baru.
Melalui kerja sama dengan Jamkrindo dan STKIP Paracendekia NW Sumbawa, Pemkab Sumbawa mendorong agar pemberdayaan ekonomi dan pengembangan SDM berjalan beriringan. Implementasi kedua kesepakatan tersebut selanjutnya menjadi bagian penting untuk memastikan kolaborasi lintas sektor memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





