Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 5 November 2025 – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ratih Hapsari Kusumawardani, melakukan audiensi dan peninjauan ke Sekolah Rakyat (SR) Dasar 5 Sumbawa, Rabu (5/11/2025).
Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, bersama sejumlah pejabat daerah antara lain Kadis Sosial, Kadis PUPR, Kadis Kesehatan, serta beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Dalam sambutannya, Ratih menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari implementasi cita-cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yakni membuka akses pendidikan bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, khususnya kelompok desil satu dan dua.
“Kami diberi mandat langsung oleh Menteri Keuangan untuk melihat pelaksanaan program ini di daerah. Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu,” ujar Ratih.
Ia menjelaskan, dukungan anggaran untuk pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Provinsi NTB tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan. Total alokasi fisik naik dari Rp15,98 miliar pada 2024 menjadi Rp76,30 miliar di tahun ini, dengan realisasi hingga akhir Oktober mencapai Rp15,13 miliar.
Ratih juga menegaskan bahwa DJPb memiliki peran strategis dalam menyalurkan berbagai transfer ke daerah, termasuk Dana Desa, Dana Fisik, dan Dana Alokasi Khusus (DAK), yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Selain menyalurkan dana ke pemerintah daerah, APBN juga langsung mendanai program kementerian dan lembaga yang dilaksanakan di daerah. Karena itu, percepatan penyerapan anggaran menjadi penting agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ratih mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang dinilai responsif dalam memfasilitasi lokasi, pendampingan, serta dukungan berbagai pihak terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat.
Wakil Bupati Sumbawa, H. Mohamad Ansori, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian Keuangan melalui DJPb NTB, terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.
“Kami menyambut baik program Sekolah Rakyat ini karena memberi kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Pemkab Sumbawa siap mendukung pelaksanaannya hingga berhasil,” ujar Wabup Ansori.
Ratih bersama rombongan juga meninjau fasilitas Sekolah Rakyat, termasuk asrama siswa putra dan putri, serta berdialog dengan tenaga pendidik mengenai proses belajar-mengajar dan kebutuhan sarana penunjang.
Di akhir kunjungan, Ratih berharap agar program ini menjadi model pendidikan alternatif yang mampu menjembatani kesenjangan akses pendidikan di wilayah pelosok dan kepulauan, khususnya di Kabupaten Sumbawa.
“Kami terkesan dengan semangat anak-anak di sini. Harapan kami, Sekolah Rakyat bisa menjadi wadah pembentukan generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berkarakter,” tutupnya.
Reporter: [Saka-1]
Editor: [Redaksi SakaNTB.com]





