Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 23 Januari 2026-– Ruas jalan akses sementara di Desa Batu Bangka, Dusun Prajak, Kecamatan Moyo Hilir, tepatnya di Simpang Negara Moyo–Lua Air, kembali terendam banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut sejak Rabu malam (21/1).
Peristiwa ini terjadi hanya dua hari setelah Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi infrastruktur serta persoalan banjir yang kerap berulang di ruas jalan tersebut.
Dalam kunjungan yang berlangsung Selasa (20/1), Gubernur NTB didampingi Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Dinas PUPR NTB, Bupati Sumbawa, serta perwakilan BPBD Provinsi NTB dan BPBD Kabupaten Sumbawa. Peninjauan tersebut difokuskan pada identifikasi penyebab utama kerusakan jalan dan genangan banjir yang hampir selalu terjadi setiap musim hujan.
Hasil tinjauan menyimpulkan bahwa sistem drainase di kawasan tersebut belum mampu menampung debit air saat hujan berintensitas tinggi. Akibatnya, ruas jalan sementara kerap terendam dan harus dibangun ulang secara berulang kali.
Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Wilayah Sumbawa, Mustafa, ST., MT., mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi pascabanjir terbaru. Menurutnya, curah hujan ekstrem menyebabkan volume air melampaui kapasitas saluran drainase yang ada.
“Meski baru dilakukan peninjauan bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di luar perkiraan menyebabkan air kembali meluap. Saat ini tim kami bersama BPBD tengah melakukan pembersihan genangan sekaligus evaluasi untuk mengetahui penyebab banjir yang terus berulang,” ujar Mustafa, Jumat (23/1).
Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian genangan air mencapai sekitar 50 hingga 70 sentimeter di beberapa titik. Kondisi tersebut menghambat sementara akses kendaraan roda empat. Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, petugas telah memasang rambu peringatan serta menyiagakan posko pengamanan di sekitar lokasi.
Selain penanganan darurat, Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa berencana menyusun laporan teknis lengkap terkait kondisi terkini ruas jalan tersebut. Laporan ini akan dibahas dalam rapat koordinasi lanjutan bersama Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa guna menentukan langkah penanganan jangka panjang, termasuk pembangunan sistem drainase yang lebih memadai dan struktur jalan yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, M. Nurhidayat, ST mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung. Ia juga meminta warga segera melaporkan kondisi berbahaya, genangan, atau gangguan akses jalan melalui posko darurat yang telah disiapkan.
Reporter: Saka-1*
Editor: Redaksi SakaNTB.com





