Ratusan Warga Demo, Kepala Desa Jotang Resmi Mundur

Sumbawa, SakaNTB.com| 23 Februari 2026– Ratusan warga Desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor desa, Senin (23/2/2026). Aksi tersebut berujung pada pengunduran diri Kepala Desa Jotang, Herman Hakim, yang diumumkan langsung oleh Camat Empang di hadapan massa.

Aksi yang berlangsung sejak pagi berjalan tertib dengan pengamanan dari personel Polsek Empang, Koramil setempat, serta jajaran Polres Sumbawa. Camat Empang, Abdul Rais, hadir langsung untuk memfasilitasi penyampaian aspirasi warga.

Bacaan Lainnya

Puncak aksi terjadi ketika Camat Abdul Rais membacakan surat pengunduran diri Herman Hakim. Surat tersebut telah ditandatangani di atas materai dan menyatakan pengunduran diri terhitung mulai Senin, 23 Februari 2026.

“Mulai hari ini, Kepala Desa Jotang resmi mengundurkan diri. Dalam surat pernyataannya, yang bersangkutan menyatakan kesediaan untuk mengganti seluruh insentif kader posyandu, marbot, imam, guru ngaji, serta honor lainnya yang belum dibayarkan. Selain itu, ia juga bersedia mengembalikan dana BUMDes ke kas desa,” ujar Abdul Rais di hadapan warga.

Sejumlah warga menyambut pengumuman tersebut dengan tepuk tangan dan takbir. Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh dugaan persoalan administrasi dan pengelolaan keuangan desa, termasuk keterlambatan pembayaran insentif tenaga sosial dan pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Tokoh masyarakat Desa Jotang, Bambang Hermansyah, mengatakan pihaknya akan mengawal proses tindak lanjut dari pernyataan tersebut. “Kami menghargai keputusan pengunduran diri ini. Namun kami berharap seluruh komitmen yang telah dibacakan dapat direalisasikan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga meminta agar pemerintah kabupaten segera menunjuk pejabat sementara guna memastikan pelayanan publik dan jalannya pemerintahan desa tetap berjalan normal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Herman Hakim terkait pengunduran dirinya. Pemerintah Kecamatan Empang menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk proses penunjukan pejabat pengganti sesuai peraturan perundang-undangan.

Warga berharap momentum ini menjadi awal pembenahan tata kelola pemerintahan Desa Jotang agar lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *