Kapolres Sumbawa Rangkul Puluhan LSM, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Sumbawa Besar, SakaNTB.com|15 April 2026— Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Sumbawa. Kali ini, Kapolres Sumbawa, Marieta Dwi Ardhini, menggelar silaturahmi bersama puluhan pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) se-Kabupaten Sumbawa, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rupatama Wicaksana Laghawa ini turut dihadiri Wakapolres Didik Harianto, para kepala satuan, serta jajaran perwira Sat Intelkam. Sekitar 22 perwakilan LSM dan kelompok masyarakat hadir dalam forum yang berlangsung dialogis tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya membangun komunikasi terbuka dan kolaboratif antara kepolisian dan LSM sebagai mitra strategis. Ia menyebut, peran aktif masyarakat sipil sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Silaturahmi ini menjadi langkah awal menciptakan suasana yang sejuk dan damai. Kami mengajak rekan-rekan LSM untuk tidak mudah terprovokasi isu negatif, serta menyampaikan aspirasi secara santun dan edukatif,” ujar Marieta.

Selain itu, ia menegaskan komitmen kepolisian untuk terbuka terhadap kritik dan masukan publik sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan.

Forum tersebut juga diwarnai diskusi interaktif. Sejumlah perwakilan LSM, di antaranya Gempur NTB, LP2KP, Lingkar Hijau, dan GPS, menyampaikan berbagai catatan lapangan.

Beberapa isu yang mengemuka antara lain apresiasi terhadap kinerja Sat Resnarkoba dalam pengungkapan kasus di wilayah rawan, disertai dorongan agar pengawasan diperluas hingga ke desa-desa. Selain itu, sorotan juga muncul terkait dugaan aktivitas tambang ilegal yang dinilai berdampak pada kerusakan lingkungan.

LSM turut menyoroti pentingnya pendekatan humanis aparat di lapangan serta perlunya evaluasi terhadap penerapan restorative justice agar tidak disalahgunakan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga menegaskan komitmen penegakan disiplin internal.

“Terkait dugaan tambang ilegal, akan kami dalami dan koordinasikan dengan instansi terkait. Kami juga terbuka terhadap aduan masyarakat. Jika ada pelanggaran anggota, akan ditindak tegas sesuai aturan,” tegasnya.

Kegiatan ditutup dengan ajakan memperkuat kolaborasi lintas elemen demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Sumbawa. Pertemuan berlangsung tertib dan berakhir sekitar pukul 13.00 WITA.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *