SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 31 Agustus 2026— Kepolisian Resor (Polres) Sumbawa memperkuat pengamanan menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 7 September 2026. Hal ini disampaikan Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K di depan wartawan pada kegiatan temu awak media di Rupatama Polres Sumbawa, Senin (31/8/2026).
Penguatan pengamanan dilakukan seiring memasuki tahapan akhir kampanye. Hari ini dan besok menjadi masa kampanye terakhir bagi para calon kepala desa sebelum memasuki tahapan pemungutan suara.
Polres Sumbawa memastikan seluruh rangkaian Pilkades mendapat pengawalan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, khususnya di desa-desa yang melaksanakan pemilihan.
Kapolres Sumbawa menyampaikan, pengamanan dilakukan berdasarkan pemetaan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah. Kepolisian m😁embagi kondisi wilayah ke dalam beberapa kategori sebagai dasar menentukan pola dan kekuatan pengamanan.
“Ada beberapa kategori, yaitu sangat rawan, rawan dan aman,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kebutuhan pengamanan, Polres Sumbawa menyiapkan sekitar 175 personel yang akan disebar ke 20 desa pelaksana Pilkades. Penempatan personel akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan serta kebutuhan masing-masing wilayah.
Apabila dalam perkembangan situasi di lapangan jumlah personel yang tersedia dinilai belum mencukupi, kepolisian menyatakan siap melakukan penambahan kekuatan.
“Kalau masih dianggap kurang, kita akan ada penambahan personel kembali,” katanya.
Selain pengamanan pada hari pemungutan suara, kepolisian juga mengawal tahapan kampanye yang tengah berlangsung. Kapolres berharap para calon kepala desa dan pendukungnya dapat menjalankan seluruh tahapan pemilihan secara tertib tanpa tindakan yang berlebihan.
Menurutnya, kampanye Pilkades pada dasarnya menjadi ruang bagi para calon untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan program kepada masyarakat desa. Karena itu, seluruh pihak diharapkan tetap menjaga suasana agar tidak berkembang menjadi konflik.
Polres Sumbawa juga membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dan tokoh di wilayah setempat apabila terdapat persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan selama tahapan Pilkades.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





