Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa Dorong Investigasi Keselamatan Tambang Rakyat di Lantung

SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 6 September 2026— Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sumbawa, Andi Rusni, SE, MM, menyampaikan duka mendalam atas musibah runtuhnya lokasi pertambangan rakyat di Kecamatan Lantung yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia serta sejumlah penambang lainnya mengalami luka-luka.

Andi Rusni menyampaikan bahwa para korban merupakan masyarakat yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

Bacaan Lainnya

“Atas nama pribadi dan Fraksi Gerindra, saya menyampaikan rasa duka yang teramat mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di lokasi pertambangan rakyat di Lantung. Mereka adalah pejuang keluarga yang mencari nafkah untuk keluarganya di rumah. Insya Allah mereka syahid,” ujar Andi Rusni.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Menurutnya, keluarga korban membutuhkan dukungan dan kekuatan untuk menghadapi musibah tersebut.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menerima kenyataan ini,” katanya.

Selain menyampaikan duka, Andi Rusni mendorong Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa bersama pihak-pihak terkait untuk melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap aspek keamanan dan keselamatan aktivitas penambangan di lokasi tersebut.

Menurut dia, evaluasi diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Andi Rusni juga menyoroti tata kelola aktivitas pertambangan rakyat di kawasan tersebut. Berdasarkan pengetahuannya, aktivitas penambangan di lokasi itu berkaitan dengan pemanfaatan sisa kegiatan pertambangan sebelumnya.

“Sependek pengetahuan saya, lokasi itu masih bebas karena menambang dari sisa kegiatan tambang resminya,” ujarnya.

Namun, ia menekankan bahwa kondisi tersebut perlu ditindaklanjuti dengan langkah pembenahan tata kelola, khususnya terkait aspek keselamatan dan perlindungan terhadap para penambang.

“Kami berharap agar segera dilakukan upaya pembenahan tata kelola tambang rakyat ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Andi Rusni berharap musibah tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk memperkuat pengawasan serta memastikan aktivitas pertambangan rakyat dapat berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan.

Ia menilai, perlindungan terhadap para penambang harus menjadi perhatian bersama, mengingat sebagian dari mereka menggantungkan kehidupan keluarga dari aktivitas tersebut.

Musibah runtuhnya lokasi tambang di Lantung sebelumnya mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Sejumlah korban lainnya dilaporkan mengalami luka, termasuk patah tulang, setelah tertimbun material bebatuan akibat runtuhan di lokasi pertambangan.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *