Bupati Sumbawa dan Forkopimda Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah 2026

SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 8 September 2026— Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat koordinasi pengendalian inflasi daerah dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara daring, Senin (7/9/2026).

Rakor tersebut diikuti Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., bersama Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kegiatan berlangsung dari Ruang Rapat H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa.

Bacaan Lainnya

Rakor menjadi bagian dari upaya menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di daerah.

Dalam arahannya melalui konferensi video, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya pengendalian inflasi dan percepatan pertumbuhan ekonomi sebagai dua indikator yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah.

Keduanya dinilai memiliki keterkaitan dengan kemampuan masyarakat mempertahankan daya beli serta keberlanjutan pembangunan ekonomi di daerah. Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk tidak hanya memantau perkembangan harga, tetapi juga mengambil langkah yang terukur ketika terdapat indikasi tekanan terhadap harga kebutuhan pokok.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, hasil rakor tersebut menjadi salah satu pijakan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Pemantauan harga dan ketersediaan komoditas pangan di pasar menjadi bagian penting dalam mengantisipasi gejolak harga yang berpotensi memengaruhi masyarakat.

Pemkab Sumbawa juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan perangkat daerah terkait dalam merespons perkembangan ekonomi dan pangan di wilayah setempat.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan kebijakan pengendalian inflasi di tingkat daerah berjalan secara responsif dan terukur.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *