Kebutuhan Darah Meningkat, PMI Sumbawa Dorong Donor Sukarela Rutin

SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 26 September 2026 — Kebutuhan darah di Kabupaten Sumbawa meningkat dalam dua tahun terakhir. Data Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumbawa menunjukkan kebutuhan darah naik dari sekitar 10.000 kantong pada 2024 menjadi 11.000 kantong pada 2025. Namun, pasokan yang berhasil dipenuhi masih berada di bawah kebutuhan tersebut.

Pada 2024, PMI Kabupaten Sumbawa memenuhi sekitar 8.000 kantong darah, sedangkan pada 2025 jumlahnya meningkat menjadi sekitar 8.235 kantong. Kondisi itu menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan darah.

Bacaan Lainnya

Persoalan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengajak masyarakat meningkatkan partisipasi dalam donor darah sukarela secara rutin.

Ajakan itu disampaikan saat membuka Malam Anugerah HUT ke-81 PMI Kabupaten Sumbawa di Aula H. Madelaoe ADT, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu (26/9/2026).

“Sekantong darah nilainya jauh lebih besar dari yang kita duga. Darah dapat menjadi penyelamat nyawa manusia,” kata Syarafuddin.

Menurut dia, momentum peringatan HUT PMI perlu dimanfaatkan untuk memperkuat gerakan donor darah, bukan hanya sebagai kegiatan seremonial. Pemerintah Kabupaten Sumbawa, kata dia, akan terus mendukung penguatan pelayanan PMI.

Ketua PMI Kabupaten Sumbawa, Andi Rusni, S.E., M.M., mengatakan pemenuhan kebutuhan darah masih menghadapi sejumlah kendala. Selain kondisi kesehatan calon pendonor, keterbatasan masa penyimpanan darah juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

Karena itu, PMI menilai keberadaan pendonor darah sukarela yang rutin menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga ketersediaan darah.

“Peningkatan jumlah pendonor rutin menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan PMI,” ujar Andi dalam laporannya.

Apresiasi bagi Pendonor dan Mitra PMI

Malam Anugerah HUT ke-81 PMI Kabupaten Sumbawa juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada pendonor, mitra, serta pihak-pihak yang dinilai berkontribusi terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan PMI.

Untuk kategori pendonor darah sukarela, penghargaan diberikan kepada pendonor yang telah melakukan donor sebanyak 50 kali, 75 kali, dan 110 kali.

Data PMI mencatat satu orang telah melakukan donor darah sebanyak 110 kali, empat orang sebanyak 75 kali, dan 14 orang sebanyak 50 kali.

Selain pendonor, penghargaan diberikan kepada mitra aktif UTD PMI Kabupaten Sumbawa terbanyak untuk periode Oktober 2025 hingga Agustus 2026, mitra aktif UTD PMI Kabupaten Sumbawa, serta PMI kecamatan aktif pada periode yang sama.

Penghargaan atas dedikasi, partisipasi, dan dukungan terhadap PMI juga diberikan kepada Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P.; Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP.; Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov.; Ketua PMI Kabupaten Sumbawa periode 2012–2023 sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Sumbawa periode 2023–2028 Drs. H. Rasyidi Mukhtar; H. Masturyasi, A.Md.; Edi Sudarmin; Bank NTB Syariah; serta Bank BPR LKP NTB Cabang Sumbawa.

Penghargaan atas dedikasi, dukungan, dan bantuan dalam kegiatan organisasi PMI juga diberikan kepada Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Sumbawa, Indah Komalasari, S.Farm., Apt.

Bagi PMI Kabupaten Sumbawa, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para pendonor dan mitra yang selama ini mendukung kegiatan pelayanan kemanusiaan.

Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan darah membuat keberadaan pendonor sukarela tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pasokan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *