Wabup Ansori Buka Kegiatan Gebyar Shalawat dan Seni Budaya Meriahkan HUT ke-25 Desa Leseng

Sumbawa Besar, SakaNTB.com | 19 September 2025 – Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu, menggelar Gebyar Shalawat dan Seni Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Desa yang ke-25. Perayaan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, anggota DPRD Dapil II, jajaran pemerintahan desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dari delapan dusun yang ada di Desa Leseng.

Kepala Desa Leseng, Rajuddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan di desanya. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah infrastruktur berhasil dibenahi, mulai dari perbaikan jalan, pembangunan balai pertemuan di setiap dusun, hingga rehabilitasi panggung hiburan.

Bacaan Lainnya

“Semua ini terlaksana berkat kerja sama antara pemerintah desa, DPD, dan partisipasi masyarakat. HUT tahun ini juga dimeriahkan dengan lomba shalawat, tari kreasi, bagonteng, hingga karaoke yang diikuti peserta dari Kecamatan Moyo Hilir, Moyo Utara, Labuan Badas, Rhee, dan Unter Iwes,” ujar Rajuddin.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, H. Mohamad Ansori, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, acara ini menjadi bukti kekompakan, keguyuban, serta semangat gotong royong masyarakat Desa Leseng.

“Dalam hidup, yang kita cari adalah keberkahan. Melalui kegiatan shalawat dan seni budaya seperti ini, semoga masyarakat Desa Leseng selalu rukun, kompak, dan diberkahi Allah SWT,” kata Wabup Ansori.

Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan desa. Menurutnya, para pemuda harus bangga tinggal di desa dan berperan aktif mengembangkan potensi lokal, terutama di sektor pertanian.

“Jika pemuda tidak dilibatkan, mereka akan kehilangan semangat dan akhirnya meninggalkan desa. Padahal, merekalah yang akan melanjutkan cita-cita pembangunan desa. Saya melihat pemuda-pemudi Leseng sudah kreatif dan siap menjadi motor penggerak pembangunan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wabup Ansori juga menyinggung berbagai program pemerintah daerah, mulai dari penyediaan layanan kesehatan tanpa hambatan administrasi bagi warga tidak mampu, hingga peluang pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi sebagai penguat ekonomi masyarakat.

Acara yang digelar selama sepekan, 20–26 September 2025, ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana memperkuat nilai religius, melestarikan seni budaya lokal, serta mempererat persaudaraan antarwarga.

Sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan, Wabup Ansori memukul gong. Pada kesempatan yang sama, Kades Leseng juga menyerahkan cinderamata berupa Berang (parang khas Sumbawa) sebagai simbol persaudaraan dan penghargaan.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *