Pekerjaan Penataan Taman Sabalong Samalewa Alami Deviasi Negatif, Dinas LH Tegur Kontraktor

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 4 November 2025— Progres pekerjaan penataan Taman Sabalong Samalewa di Kabupaten Sumbawa mengalami deviasi negatif. Hingga akhir Oktober 2025, capaian fisik baru mencapai 33,9 persen, atau terlambat sekitar 6 persen dari target yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, mengungkapkan pihaknya telah meminta kontraktor pelaksana untuk segera mempercepat pekerjaan agar tidak melewati masa kontrak yang berakhir pada awal Desember mendatang.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah memberikan atensi khusus terhadap proyek ini. Kontraktor diminta segera mengejar ketertinggalan progres agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” ujarnya, Selasa (4/11).

Menurut Pipin, meski secara administrasi progres baru tercatat 33,9 persen, namun pekerjaan fisik di lapangan sebenarnya sudah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen. Hal ini disebabkan oleh beberapa item pekerjaan bernilai besar yang masih dalam proses pabrikasi.

“Yang masih dalam proses pabrikasi itu antara lain lampu taman, kursi, dan batu andesit yang akan dipasang di sepanjang trotoar. Kalau material tersebut sudah tiba dan dipasang, kami yakin progresnya akan melonjak,” jelasnya.

DLH, kata Pipin, dalam waktu dekat akan mengirim surat resmi kepada kontraktor pelaksana sebagai bentuk teguran sekaligus peringatan agar segera menuntaskan pekerjaan sesuai jadwal.

“Kontraktor sudah beberapa kali berjanji akan mempercepat pekerjaan, tapi sampai sekarang belum terlihat realisasinya. Karena itu kami akan segera menyurati mereka,” tegasnya.

Proyek penataan Taman Sabalong Samalewa menelan anggaran sekitar Rp1,3 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa. Pemerintah daerah menaruh perhatian besar terhadap proyek ini karena kawasan taman tersebut merupakan pintu masuk utama ke Kota Sumbawa.

“Taman Sabalong Samalewa ini akan menjadi ikon baru Kota Sumbawa. Karena letaknya di gerbang kota, maka harus ditata dengan baik agar tidak menimbulkan kesan kumuh bagi para tamu yang datang,” tandas Pipin.

Reporter: [Saka-1]

Editor: [Redaksi SakaNTB.com]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *