Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 30 November 2025— Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 Nahdlatul Wathan (NW) Kabupaten Sumbawa resmi digelar di Hotel Sernu Raya pada Minggu, 30 November 2025. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus daerah, tokoh masyarakat, serta Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori.
PW NW NTB: NW Selalu Hadir Membangun Umat
Ketua Pengurus Wilayah NW Provinsi NTB, TG H. Lalu Gede Muhammad Khairul Fatih QH, S Kom.I, MM dalam sambutannya menegaskan bahwa NW memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam perkembangan pendidikan dan keagamaan di Nusa Tenggara Barat.
Ia menyebutkan, seiring perkembangan wilayah mulai dari masa Provinsi Sunda Kecil hingga pemekaran wilayah NTB, NTT, dan Bali, NW tetap tumbuh sebagai organisasi yang mengakar kuat.
“Banyak sekali warga Nahdlatul Wathan dan lembaga pendidikannya, madrasah, sekolah, hingga ratusan pondok pesantren. Di Kabupaten Sumbawa saja telah berdiri sekitar 24 pesantren. Ini adalah modal besar untuk berkolaborasi dengan pemerintah,” ujarnya.
Ia berharap ke depan NW semakin aktif mendukung program-program pembangunan daerah.
“Apa pun bentuk rekomendasi Musda, yang penting kita terus menjaga diri, menjaga organisasi, dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Wakil Bupati Ansori: NW Adalah Denyut Nadi Penting Kehidupan Masyarakat
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memberi apresiasi atas kontribusi NW selama ini. Menurutnya, keberadaan NW tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga dalam memperkuat moral, karakter, dan sosial kemasyarakatan.
“NW telah lama menjadi denyut nadi penting bagi kehidupan masyarakat Sumbawa. Musda hari ini bukan sekadar memilih pengurus, tetapi menentukan arah organisasi agar tetap relevan di tengah perubahan sosial yang sangat cepat,” ungkapnya.
Wabup Ansori menekankan pentingnya peran organisasi Islam dalam menjaga keseimbangan sosial, serta mendukung gerakan-gerakan pemerintah, termasuk: Gerakan salat Subuh berjamaah, gerakan sedekah, termasuk gerakan penanaman pohon, seperti program satu ASN satu pohon, satu pelajar satu pohon, satu penduduk satu pohon.
Ia menilai gerakan lingkungan tersebut perlu melibatkan santri dan generasi muda pesantren, karena memiliki nilai ibadah dan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan hidup masyarakat.
Dorong SDM Muda NW Melek Teknologi dan Berdaya Saing
Dalam kesempatan itu, Ansori juga mengajak NW ikut mendorong generasi muda agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan akar nilai agama.
“Dunia kerja masa depan membutuhkan SDM yang kreatif, berpendidikan, melek teknologi, tetapi tetap berkarakter dan berpegang pada nilai-nilai agama,” ujarnya.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Wabup menyampaikan apresiasi kepada panitia Musda, peserta, dan jajaran pengurus NW di semua tingkatan yang telah menjaga hubungan harmonis dengan pemerintah.
“Kami berterima kasih atas kemitraan yang baik selama ini. Semoga Musda ke-11 NW Sumbawa semakin memperkuat persatuan organisasi dan membawa manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” tutupnya.
Reporter: (Saka-1)
Editor: (Redaksi SakaNTB.com)





