SUMBAWA, SakaNTB.com| 22 Februari 2026– Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan diresmikannya Dapur MBG Yayasan Keramat Manimbaya II di Dusun Bukit Permai, Desa Labangka, Kecamatan Labangka, Minggu (22/2/2026). Dapur tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin (23/2/2026).
Peresmian dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohammad Ansori, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Muhammad Faesal, S.AP., M.M.Inov., Asisten III Setda Sumbawa Rachman Ansori, S.Sos., M.S.E., Kepala SPPG Kabupaten Sumbawa Ilham Jaya Pratama, S.T., unsur pemerintah desa dan kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat.
Perwakilan Yayasan Keramat Manimbaya II, H. Hilal Alamudi, mengatakan operasional tahap awal menyesuaikan dengan kondisi bulan Ramadan. Distribusi makanan sementara difokuskan pada makanan kering.
“Insya Allah dapur ini mulai berjalan besok, Senin. Karena masih bulan puasa, sementara kami siapkan makanan kering. Ke depan, dapur ini diharapkan menjadi penopang pemenuhan gizi anak-anak,” ujarnya.
Hilal menegaskan, pengelolaan dapur MBG tidak berorientasi pada keuntungan ekonomi. Menurutnya, program tersebut dijalankan atas dasar semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
“Menjalankan dapur seperti ini tidak ringan. Tidak ada perhitungan untung di dalamnya,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa, pemerintah desa dan kecamatan, serta masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan hingga operasional dapur.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Mohammad Ansori, menilai kehadiran dapur MBG di Labangka sebagai langkah strategis mempercepat pemerataan layanan gizi, meski lokasinya relatif sulit dijangkau.
“Ini bentuk keberanian untuk berinovasi dan berjuang demi masyarakat dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Ansori menyebut jumlah dapur MBG yang telah beroperasi di Kabupaten Sumbawa masih terbatas dibandingkan target sekitar 60 unit. Pemerintah daerah, kata dia, telah membentuk tim percepatan dan pengendalian MBG dengan melibatkan unsur Forkopimda serta dinas terkait, termasuk dinas kesehatan dan pendidikan.
Selain mendukung pemenuhan gizi anak sekolah, dapur MBG di Labangka juga memberikan dampak ekonomi dengan menyerap hampir 50 tenaga kerja lokal, sebagian besar perempuan.
“Banyak warga, khususnya ibu-ibu, yang sebelumnya tidak bekerja kini mendapat kesempatan. Ini efek berganda yang kita harapkan,” katanya.
Pemerintah daerah berharap, beroperasinya dapur MBG Yayasan Keramat Manimbaya II dapat memperluas akses layanan makan bergizi bagi anak-anak sekolah di Kecamatan Labangka, sekaligus menjadi fondasi peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





