Kolaborasi Pemkab Sumbawa–CARE Indonesia, Tiga Program Prioritas Disiapkan untuk Tekan Kemiskinan

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 21 Mei 2026– Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi memperkuat kolaborasi dengan Yayasan CARE Indonesia melalui penandatanganan nota kesepakatan percepatan peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Kerja sama tersebut mencakup penguatan kesehatan anak, perlindungan perempuan dan anak, ketahanan ekonomi keluarga, hingga ketahanan lingkungan berbasis desa.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (20/5/2026), dan dihadiri Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Inspektorat, Kepala Bapperida, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun kemitraan strategis bersama CARE Indonesia guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengenal CARE sejak lama. CARE memiliki kompetensi di bidang pemberdayaan masyarakat dan kepedulian yang kuat untuk membantu masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, terdapat tiga program prioritas yang akan menjadi payung besar kolaborasi tersebut, yakni penguatan ekonomi masyarakat, pengelolaan lingkungan dan persampahan, serta pemberdayaan kawasan pesisir. Ia juga mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) agar kreatif mengembangkan program turunan yang sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah.

“Kita tidak harus bekerja sendiri. Dengan CARE, kita bisa berkolaborasi agar program berjalan lebih efektif,” katanya.

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya penanganan persoalan lingkungan dan kehutanan yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Menurutnya, meski kewenangan kehutanan berada di tingkat provinsi, masyarakat yang terdampak tetap berada di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan agroforestri, Bupati menawarkan budidaya porang sebagai program percontohan. Pemerintah daerah, kata dia, siap menyediakan bibit bagi masyarakat.

“Porang sangat adaptif dan dapat tumbuh di bawah naungan. CARE dipersilakan membuat pilot project di Sumbawa,” ujarnya.

Bupati juga mengungkap sejumlah tantangan yang masih dihadapi daerah, mulai dari kenaikan inflasi akibat harga cabai, kemiskinan ekstrem, hingga persoalan stunting yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan CARE Indonesia, Dr. Abdul Wahib Situmorang, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen CARE dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan dan marjinal.

“CARE telah hadir di Indonesia sejak 1967. Kami ingin melanjutkan kontribusi melalui berbagai inovasi yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Abdul Wahib menjelaskan, terdapat tiga program prioritas yang akan dikembangkan CARE Indonesia di Kabupaten Sumbawa.

Program pertama adalah pengembangan agroforestri berbasis perdagangan karbon melalui komoditas kopi, kakao, dan kemiri yang terintegrasi dengan skema perdagangan karbon. Kabupaten Sumbawa diusulkan menjadi lokasi percontohan perdagangan karbon berbasis kelompok masyarakat.

Program kedua adalah pengembangan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah organik menggunakan maggot Black Soldier Fly (BSF). Model pengelolaan yang telah diterapkan di Depok dan Sumatera Selatan itu direncanakan dijalankan di empat kecamatan di Sumbawa.

“Maggot akan dimanfaatkan sebagai pakan ikan, sementara residunya menjadi pupuk organik untuk mendukung hortikultura dan kebutuhan Dapur Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.

Program ketiga adalah penguatan ekonomi perempuan pesisir yang diintegrasikan dengan perlindungan kawasan pesisir dan lingkungan.

CARE Indonesia berharap ketiga program tersebut dapat mendukung visi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, bermartabat, dan mampu menekan angka kemiskinan di daerah.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *