Empat Proyek Perubahan PKN II Diluncurkan, Bupati Jarot Tekankan Inovasi dan Integritas ASN

SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 4 Agustus 2026 -– Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi meluncurkan empat Proyek Perubahan yang digagas peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi sekaligus mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik yang adaptif terhadap tantangan pembangunan.

Peluncuran dilakukan oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Rakor 3W di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (4/8).

Bacaan Lainnya

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, kepala bagian, serta para camat, baik secara luring maupun daring. Agenda utama rapat meliputi evaluasi capaian program dan realisasi keuangan semester I Tahun 2026, pembahasan Perubahan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2026, serta kesiapan penyusunan APBD Tahun 2027.

Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedy Heriwibowo, S.Si., M.Si., melaporkan bahwa hingga awal Agustus 2026, pelaporan program telah mencapai 415 dari 432 program atau 96,07 persen. Sementara itu, pelaporan subkegiatan mencapai 3.220 dari 3.237 subkegiatan atau 99,47 persen, dengan realisasi anggaran sebesar 41,47 persen.

Dalam arahannya, Bupati Syarafuddin Jarot menegaskan pentingnya pengendalian dan evaluasi secara berkala untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai target. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak hanya berorientasi pada pencapaian target administratif, tetapi juga mampu menghadirkan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kerja harus sesuai aturan, tetapi hasilnya juga harus maksimal. Jangan hanya mengejar target yang sudah ditetapkan, melainkan berani menciptakan target yang lebih besar melalui inovasi dan kerja yang sungguh-sungguh,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, integritas tetap menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik.

Ia menilai berbagai kasus hukum yang menjerat sejumlah kepala daerah di Indonesia harus menjadi pembelajaran bagi seluruh ASN untuk senantiasa menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Sumbawa meluncurkan empat Proyek Perubahan peserta PKN Tingkat II Angkatan XIII Tahun 2026, yakni Resilience Cascade Intelligence (RCI) yang digagas Dr. Dedy Heriwibowo, Jaringan Integrasi Manajemen Unggul (JARIMU) oleh Rachman Ansori, Talenta ASN oleh Budi Santoso, serta Sumbawa Risk Intelligence and Integrated Assurance System (SRIAS) yang diinisiasi Didi Hermansyah.

Keempat proyek tersebut mendapat dukungan penuh dari Bupati Sumbawa sebagai promotor, Wakil Bupati sebagai co-promotor, dan Sekretaris Daerah sebagai mentor. Inisiatif ini diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya inovasi birokrasi yang mampu meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan serta kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *