Wabup Sumbawa Soroti Jalan Lingkar Tambang yang Rusak, Minta CSR Lebih Berdampak

SUMBAWA, SakaNTB.com| 15 Agustus 2026— Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan di kawasan lingkar tambang yang masih mengalami kerusakan dan dipenuhi lubang. Ia meminta perusahaan pertambangan tidak hanya berorientasi pada kegiatan produksi, tetapi juga memastikan keberadaannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah.

Ansori menyampaikan hal tersebut kepada wartawan seusai menghadiri agenda rapat paripurna di Gedung DPRD Sumbawa, Kamis (13/8/2026). Ia secara khusus meminta perusahaan tambang memperkuat pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), terutama untuk mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Bacaan Lainnya

“Terutama di lingkar tambang, untuk CSR ini tolong betul-betul diperhatikan. Saya lihat, masa di lingkar tambang jalannya masih lubang-lubang,” ujar Ansori.

Menurutnya, aktivitas pertambangan yang memberikan keuntungan bagi perusahaan semestinya juga diikuti dengan kontribusi terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Ia menilai keberadaan industri pertambangan akan kehilangan makna sosial apabila masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional masih menghadapi persoalan mendasar, termasuk akses infrastruktur yang kurang memadai.

“Kalau ada masyarakat di lingkar tambang masih menderita, berarti tambangnya tidak bermanfaat bagi rakyat. Untuk bermanfaat, masyarakat di sekitarnya harus ikut merasakan,” katanya.

Minta Perusahaan Lebih Serius

Ansori juga mengingatkan perusahaan pemegang izin pertambangan agar lebih memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur jalan, menurut dia, merupakan salah satu aspek penting yang berkaitan langsung dengan mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki komitmen untuk terus mendorong pembangunan Sumbawa. Namun, upaya tersebut tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.

Karena itu, ia mendorong keterlibatan dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya agar pembangunan daerah dapat dilakukan secara bersama-sama.

“Intinya ini untuk kita semuanya, untuk anak Sumbawa. Pemerintah berusaha, para stakeholder yang lain mari kita berusaha bagaimana Sumbawa menjadi unggul, maju dan sejahtera,” ujarnya.

Ansori juga menyebut momentum politik yang telah dilalui sebagai bagian dari perjalanan daerah yang perlu dijadikan pelajaran untuk memperkuat semangat membangun Sumbawa.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar kontribusi perusahaan pertambangan terhadap daerah tidak berhenti pada kegiatan ekonomi, tetapi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat, khususnya mereka yang berada di sekitar wilayah operasional.

Catatan: Pernyataan mengenai kondisi jalan dan kontribusi perusahaan dalam berita ini disampaikan berdasarkan keterangan Wakil Bupati Sumbawa. Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, tanggapan dari perusahaan tambang terkait kondisi jalan serta pelaksanaan program CSR perlu dimintakan dan dimuat apabila tersedia.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *