Semamung Genap 378 Tahun, Wabup Sumbawa Dorong Penguatan Budaya dan Pembangunan Desa

SUMBAWA, SakaNTB.com| 27 Agustus 2026— Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengajak masyarakat Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, menjadikan peringatan Hari Jadi ke-378 sebagai momentum memperkuat kebersamaan, melestarikan budaya, serta mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Mohamad Ansori saat menghadiri Malam Tasyakuran Hari Jadi ke-378 Desa Semamung, Rabu malam (26/8/2026), di halaman Kantor Camat Moyo Hulu. Kegiatan itu turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, budayawan, komunitas, serta masyarakat Desa Semamung.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan hari jadi desa tersebut. Menurutnya, usia 378 tahun merupakan perjalanan panjang yang patut disyukuri sekaligus menjadi refleksi untuk menatap masa depan.

“Atas keikhlasan dan kehadiran kita, karena ini merupakan hari yang bersejarah, mudah-mudahan akan menjadikan Semamung yang lebih tangguh, Desa Semamung yang lebih maju, dan tentunya menjadi masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat rasa syukur kepada Allah SWT serta memperbanyak shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW. Nilai keteladanan Nabi, katanya, dapat menjadi inspirasi dalam membangun perubahan dan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Mohamad Ansori juga memberikan apresiasi terhadap kreativitas pemerintah desa dan masyarakat dalam mengemas rangkaian peringatan hari jadi. Ia menilai antusiasme yang terlihat dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Secara khusus, ia mengapresiasi Kepala Desa Semamung dan Camat Moyo Hulu yang dinilainya berani mengambil peran dalam menghadirkan kegiatan yang menjadi bagian dari perjalanan sejarah desa.

“Betul-betul Semamung keren. Kadesnya punya talenta, Kades-kadesnya berani, punya talenta dan berani. Apalagi Camatnya, Camatnya multitalenta,” katanya.

Menurut Wakil Bupati, keberanian seorang pemimpin untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting dari kepemimpinan di tingkat pemerintahan. Ia pun mendorong desa-desa lain di Kecamatan Moyo Hulu untuk mengembangkan kegiatan yang mampu menggali potensi lokal sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Sebagai pemimpin yang hadir di tengah-tengah masyarakat itu harus berani. Kalau tidak berani, jangan jadi pemimpin,” tegasnya.

Budaya dan Lingkungan Jadi Modal Pembangunan

Selain mendorong penguatan pemerintahan dan partisipasi masyarakat, Mohamad Ansori menekankan pentingnya menjaga kebudayaan dan peradaban sebagai identitas masyarakat Semamung.

Ia mengingatkan bahwa tradisi dan nilai budaya yang diwariskan antargenerasi tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi juga mencerminkan karakter dan jati diri masyarakat.

“Peradaban kalau kita pertahankan akan menjadi ciri khas atau akan menjadi bukti bahwa kita punya kepribadian. Kebudayaan kalau kita lestarikan, kita pertahankan, itu bukti bahwa kita punya kepribadian,” tuturnya.

Perhatian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari pesannya. Mengingat masyarakat Desa Semamung banyak bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan, ia mengajak warga menjaga kebersihan, kelestarian alam, serta ketersediaan sumber air.

Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bagian penting dari upaya mempertahankan produktivitas pertanian sekaligus mengantisipasi ancaman kekeringan dan gagal panen.

“Marilah kita jaga lingkungan, marilah kita jaga kebersihan, marilah kita jaga hijaunya lingkungan. Jangan sampai terjadi kekeringan, jangan sampai kekurangan air, jangan sampai ada yang gagal panen,” ajaknya.

Gotong Royong sebagai Kekuatan Desa

Menutup sambutannya, Wakil Bupati kembali menekankan pentingnya mempertahankan gotong royong, kerukunan, serta persatuan dan kesatuan masyarakat.

Ia berharap nilai-nilai tersebut tetap menjadi kekuatan Desa Semamung dalam menghadapi tantangan pembangunan sekaligus mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.

“Terakhir, tetap jaga gotong royong. Masyarakat Semamung adalah masyarakat yang rukun, masyarakat yang gotong royong, menjaga kesatuan dan persatuan, sehingga nanti betul-betul menjadi masyarakat yang unggul, Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Peringatan Hari Jadi ke-378 Desa Semamung pun tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi diharapkan menjadi ruang refleksi bagi pemerintah dan masyarakat untuk merawat sejarah, memperkuat identitas lokal, serta membangun desa secara bersama-sama menuju masa depan yang lebih baik.

Reporter: Saka-2

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *