Pemkab Sumbawa Genjot Infrastruktur Air Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 20 November 2025– Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mempertegas komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori, berbagai program prioritas terus bergulir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Salah satu program unggulan yang kini mulai dirasakan manfaatnya adalah pembangunan sarana air pertanian berupa penampungan air hujan, cek dam, hingga sumur bor yang berfungsi sebagai sumber irigasi. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian, khususnya wilayah yang masih kesulitan akses air.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si., mengungkapkan bahwa progres pembangunan telah menyebar hampir di seluruh kecamatan.

“Program ini sudah menyentuh 24 kecamatan dengan jenis sarana air yang dibangun sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, capaian pembangunan meliputi:

– Irigasi perpipaan: 39 unit

– Irigasi perpompaan: 16 unit

– Cek dam: 18 unit

– Rehabilitasi bendung: 14 unit

– Irigasi tersier: 28 unit

– Sumur gali: 13 unit

– Kantong air: 46 unit

– Sumur dalam: 44 unit

– Sumur dangkal: 74 unit

– Jalan usaha tani: 6 kilometer

Selain daerah produktif, program ini juga menjangkau kawasan upland seperti Ropang, Lantung, Orong Telu, dan Bantulante yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air untuk pertanian.

Rusmawati menegaskan, keberhasilan program tidak terlepas dari atensi pimpinan daerah yang fokus pada pemenuhan kebutuhan rakyat, terutama para petani.

“Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati selalu menekankan pentingnya ketersediaan air sebagai fondasi utama sektor pertanian. Infrastruktur ini menjadi kunci peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Pemerintah daerah berharap pembangunan tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan hasil panen dan stabilitas pangan daerah, terlebih dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

“Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan pertanian Sumbawa yang lebih tangguh, maju, dan mandiri,” tutup Rusmawati.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi: SakaNTB.com

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *