Wabup Sumbawa Tekankan Optimalisasi PAD dan Percepatan PSN Lewat Pembaruan Data

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 16 April 2026 — Wakil Bupati Sumbawa menegaskan pentingnya langkah konkret dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mempercepat pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), dengan menitikberatkan pada pembaruan data dan perubahan pola kerja perangkat daerah.

Dalam rapat koordinasi bersama OPD, Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori menyoroti masih rendahnya realisasi PAD yang baru mencapai sekitar 30 persen. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya potensi pendapatan yang belum tergarap secara maksimal.

Bacaan Lainnya

“Kalau realisasi baru 30 persen, berarti ada sekitar 70 persen potensi yang belum masuk. Ini harus kita kejar bersama,” ujarnya.

Ia secara khusus menginstruksikan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk segera melakukan pembaruan data, termasuk data kepemilikan, NJOP, dan PBB. Menurutnya, validitas data menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas penagihan serta mencegah kebocoran pendapatan.

Wakil Bupati juga mengungkapkan adanya potensi PAD hingga puluhan miliar rupiah yang belum tertagih. Ia menilai kondisi ini tidak boleh terus berlanjut karena berdampak langsung pada kapasitas fiskal daerah, terutama dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur.

“Kalau potensi ini bisa kita amankan, kita bisa gunakan untuk perbaikan jalan, penanganan kawasan kumuh, dan kebutuhan dasar masyarakat lainnya,” katanya.

Selain sektor pajak, ia turut menyoroti pengelolaan pasar yang dinilai masih memerlukan evaluasi. Wakil Bupati meminta laporan rinci terkait penanganan masalah di pasar, termasuk penggunaan anggaran penanggulangan dan kejelasan pengembalian dana.

“Harus jelas, apakah masalahnya sudah selesai, berapa anggaran yang digunakan, dan apakah sudah dikembalikan. Ini penting untuk menjaga akuntabilitas,” tegasnya.

Dalam konteks PSN, Wakil Bupati menekankan perlunya data yang akurat terkait kondisi infrastruktur dan perumahan. Ia meminta OPD terkait untuk menyajikan data terbaru mengenai jalan rusak dan jumlah rumah tidak layak huni yang belum tertangani, sebagai dasar percepatan program.

Ia juga mendorong penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan TNI, guna mempercepat pelaksanaan program di lapangan.

Lebih lanjut, H Ansori menekankan pentingnya perubahan mindset dalam pengelolaan PAD. Ia meminta seluruh OPD tidak hanya berfokus pada target yang telah ditetapkan, tetapi juga mampu menggali dan mengusulkan potensi riil yang ada di lapangan.

“Jangan hanya terpaku pada target. Kalau potensi sebenarnya lebih besar, harus berani kita naikkan dalam pembahasan APBD,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa diharapkan mampu meningkatkan kinerja pendapatan daerah sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Reporter: Saka-2

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *