Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 25 Juli 2026-– Seorang petani berinisial SA (60), warga Dusun Batu Parga, Desa Lape, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, ditemukan meninggal dunia di kawasan perkebunan warga, Jumat (24/7/2026). Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga setempat dan langsung ditangani oleh jajaran Polsek Lape bersama tim medis Puskesmas Lape.
Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.15 WITA oleh anak kandungnya yang saat itu menuju areal ladang untuk mencari pakan ternak. Setelah mengetahui ayahnya telah meninggal dunia, saksi segera meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan, personel Polsek Lape bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Lape segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan medis luar terhadap jenazah.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Lape Iptu Sumarlin, S.H., mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya indikasi kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar, korban diperkirakan telah meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik lain pada tubuh korban,” ujar Kapolsek.
Keterangan keluarga menyebutkan, korban meninggalkan rumah pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 16.00 WITA dan tidak kembali hingga akhirnya ditemukan keesokan harinya.
Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memutuskan tidak dilakukan autopsi lanjutan. Keputusan itu telah dituangkan dalam berita acara penolakan autopsi.
Setelah seluruh proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah dievakuasi ke rumah duka menggunakan ambulans untuk dimakamkan. Penanganan kasus oleh aparat kepolisian berlangsung aman dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Sumarlin juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun orang-orang di sekitarnya.
“Bangun komunikasi yang baik di lingkungan keluarga. Apabila ada anggota keluarga yang sedang menghadapi persoalan atau tekanan hidup, berikan perhatian dan dukungan serta dorong untuk mencari bantuan apabila diperlukan,” pesannya.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





