Sumbawa Siap Jadi Role Model Posyandu 6 SPM di NTB , Wabup Ansori Apresiasi Kinerja Kader, Tim Penilai Puji Inovasi Posyandu Tunas Mekar

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 24 November 2025 – Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan layanan kesehatan masyarakat. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri Penilaian Evaluasi Kinerja/Lomba Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025, yang berlangsung di Posyandu Tunas Mekar, Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Senin (24/11).

Acara tersebut turut dihadiri Tim Penilai Provinsi NTB, TP PKK Kabupaten Sumbawa, para kader posyandu, serta perwakilan sejumlah OPD.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, tim penilai juga melakukan evaluasi di Posyandu Cahaya Putih, Dusun Pukat, Desa Pukat, Kecamatan Utan. Kehadiran tim disambut oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ketua GOW, TP PKK, dan jajaran pemerintah daerah.

Wabup Ansori: Posyandu Harus Tetap Hidup dan Berperan untuk Masyarakat

Dalam sambutannya, Wabup Ansori menegaskan bahwa posyandu tidak sekadar menjadi objek lomba, tetapi merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan dasar.

“Posyandu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar seluruh posyandu tetap aktif dan mampu memberikan layanan terbaik,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran posyandu bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan posyandu akan berkontribusi langsung pada terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Tim Penilai: Tunas Mekar Telah Terapkan Posyandu 6 SPM Secara Inovatif

Ketua Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi NTB, Teguh Gatot Yuwono, S.Hut., M.Eng., memberikan apresiasi terhadap inovasi yang diterapkan Posyandu Tunas Mekar. Ia menyampaikan bahwa implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) telah berjalan optimal sesuai Permendagri No. 13 Tahun 2024.

“Sosialisasi, edukasi, hingga inovasi telah terlihat jelas di Posyandu Tunas Mekar. Kader mampu menjadi ujung tombak pengumpulan data dan informasi langsung dari masyarakat,” ungkap Teguh.

Ia menyebut ajang penilaian ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan pembelajaran antarposyandu. Dirinya berharap Posyandu Keluarga yang telah menerapkan 6 SPM dapat menjadi contoh bagi daerah lain di NTB maupun provinsi lainnya.

Bantuan Sembako untuk Kelompok Rentan

Rangkaian kegiatan penilaian di dua posyandu tersebut juga disertai penyerahan bantuan simbolis berupa paket sembako dari Baznas Kabupaten Sumbawa. Bantuan diberikan untuk kelompok lanjut usia, penderita Kekurangan Energi Kronis (KEK), balita gizi kurang, dan ibu hamil.

Sumbawa Semakin Siap Jadi Contoh Nasional

Dengan inovasi di tingkat posyandu, dukungan pemerintah daerah, dan sinergi berbagai pihak, Kabupaten Sumbawa dinilai semakin siap tampil sebagai daerah percontohan dalam implementasi Posyandu 6 SPM. Evaluasi ini sekaligus menjadi dorongan bagi para kader untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Reporter: (Saka-1)

Editor: (Redaksi SakaNTB.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *