Sumbawa Besar, SakaNTB.com | 23 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketangguhan daerah, khususnya pada sektor penanggulangan bencana dan pelayanan kesehatan dasar. Usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa, Kamis (22/01/2026), Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori menyerahkan secara simbolis satu unit truk tangki air dan tiga unit ambulans desa.
Penyerahan bantuan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sumbawa. Truk tangki air bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa. Sementara itu, tiga unit ambulans dialokasikan untuk Desa Emang Lestari (Kecamatan Lunyuk), Desa Labuhan Jambu (Kecamatan Tarano), dan Desa Labuhan Ijuk (Kecamatan Moyo Hilir).
Bupati Syarafuddin Jarot dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa truk tangki air tersebut akan menjadi sarana penting dalam mendukung operasi tanggap darurat, khususnya di wilayah rawan kekeringan dan kebakaran.
“Truk tangki air ini merupakan aset strategis bagi BPBD. Keberadaannya akan sangat membantu penyediaan air bersih saat bencana, sekaligus mendukung upaya pemadaman kebakaran di daerah yang sulit dijangkau,” ujar Bupati Jarot.
Ia menambahkan, bantuan tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang responsif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori menyoroti pentingnya penyerahan tiga unit ambulans desa sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan. Menurutnya, akses layanan medis yang cepat dan memadai merupakan hak dasar masyarakat, termasuk warga di wilayah pedesaan.
“Kehadiran ambulans desa ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus darurat dan evakuasi pasien ke fasilitas kesehatan. Ini adalah langkah konkret untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Ansori.
Ia menjelaskan bahwa ambulans desa tidak hanya digunakan untuk keadaan darurat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung program kesehatan lainnya, seperti pelayanan kesehatan keliling dan distribusi logistik medis.
Bupati Jarot menegaskan bahwa penyerahan bantuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab. Ia mendorong BPBD dan pemerintah desa penerima ambulans agar menjaga dan memanfaatkan sarana tersebut secara optimal demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami berharap fasilitas ini benar-benar dirawat dan digunakan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan masyarakat Sumbawa,” tegasnya.
Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa menyambut positif tambahan armada tersebut. Ia menyebut truk tangki air akan memperkuat kapasitas dan mempercepat waktu respons dalam penanganan berbagai situasi darurat.
Hal senada disampaikan para kepala desa penerima ambulans. Mereka berharap keberadaan ambulans desa dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta menekan angka kematian ibu dan anak di wilayah masing-masing.
Penyerahan bantuan ini menjadi awal yang optimistis bagi Kabupaten Sumbawa di tahun 2026, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun fondasi daerah yang tangguh, sehat, dan berdaya saing.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





