Identitas Mayat Terapung di Perairan Sumbawa Terungkap, Korban Nelayan yang Hilang di Lombok Timur

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 12 Maret 2026– Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki yang terapung di perairan Tanjung Menangis, Kelurahan Brangbiji, Kecamatan Sumbawa, akhirnya terungkap. Kepolisian memastikan jenazah tersebut adalah Amiruddin (54), seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Kabupaten Lombok Timur.

Jenazah pertama kali ditemukan pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 14.00 Wita oleh seorang nelayan setempat, Supardi (44), warga Desa Labuan Sumbawa. Saat itu ia tengah memancing di sekitar lokasi ketika melihat tubuh manusia mengapung di laut.

Bacaan Lainnya

Menyadari temuan tersebut, Supardi segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh aparat Polsek Sumbawa yang berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Sumbawa dan sejumlah unsur terkait.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu Andy Nur Rosihan Alfajri, S.Tr.K., mengatakan tim gabungan langsung menuju lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan evakuasi.

“Jenazah ditemukan oleh nelayan yang sedang memancing di sekitar perairan Tanjung Menangis. Setelah laporan diterima, tim dari Polres Sumbawa bersama Satpolairud dan pihak terkait segera melakukan evakuasi,” ujar Andy, Rabu (11/3/2026).

Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 15.00 Wita oleh personel Satpolairud Polres Sumbawa. Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 16.20 Wita, jenazah berhasil dibawa ke daratan di Pantai Goa, Kecamatan Labuan Badas.

Selanjutnya jenazah diserahkan kepada petugas kepolisian dan tim medis sebelum dibawa ke kamar jenazah RSUD Kabupaten Sumbawa untuk menjalani pemeriksaan visum luar oleh dokter jaga, dr. Bintang Deman Jaya, bersama petugas identifikasi kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia di atas 50 tahun. Kondisi jenazah saat ditemukan telah mengalami pembusukan lanjut.

“Berdasarkan hasil visum luar, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari satu minggu. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Andy.

Polisi juga menyebutkan sebagian bagian tubuh korban mengalami kerusakan yang diduga akibat aktivitas biota laut. Saat ditemukan, korban masih mengenakan kaus hitam bergambar boneka dengan tulisan “Broken Home”.

Identitas korban akhirnya terungkap pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 Wita setelah polisi berkoordinasi dengan Polres Lombok Timur. Sebelumnya terdapat laporan orang hilang akibat kecelakaan laut di perairan Kaliantan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 17.30 Wita.

Setelah dilakukan pencocokan ciri-ciri dan dokumentasi jenazah yang dikirimkan kepada pihak keluarga, korban dipastikan bernama Amiruddin, kelahiran Sinjai, 14 Agustus 1971. Ia diketahui bekerja sebagai nelayan dan tercatat beralamat di Desa Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

“Keluarga mengenali korban dari pakaian yang dikenakan saat ditemukan,” ujar Andy.

Setelah proses identifikasi selesai, pihak kepolisian dan rumah sakit melakukan pembersihan jenazah, pengafanan, serta melengkapi administrasi penyerahan kepada keluarga. Jenazah kemudian dititipkan sementara di kamar jenazah RSUD Sumbawa sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Lombok Timur menggunakan ambulans.

Polisi memastikan korban merupakan nelayan yang hilang akibat kecelakaan laut yang diduga dipicu cuaca ekstrem di perairan Lombok Timur beberapa hari sebelumnya.

Jenazah Amiruddin telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Rabu (11/3/2026) pagi. Dengan teridentifikasinya korban dan diserahkannya jenazah kepada keluarga, penanganan kasus tersebut dinyatakan selesai.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *