Peletakan Batu Pertama Jamban Sehat, Pemkab Sumbawa Perkuat Aksi Konvergensi Stunting

Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 4 Mei 2026— Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan stunting melalui aksi konvergensi yang ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat di Kelurahan Brang Biji, Senin (4/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Muhamad Ansori, dihadiri oleh staf ahli, asisten Sekda, kepala OPD, perwakilan Baznas, Ketua PKK, Ketua GOW, camat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan jamban sehat bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya strategis untuk memutus rantai stunting di daerah.

“Ini bukan hanya pembangunan sarana, tetapi ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Langkah kecil di lapangan, namun berdampak besar bagi masa depan generasi kita,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa persoalan stunting tidak semata berkaitan dengan asupan gizi, tetapi dipengaruhi berbagai faktor lain seperti sanitasi, akses air bersih, pola asuh, serta kondisi sosial ekonomi keluarga.

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengapresiasi kinerja Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Sumbawa yang dinilai konsisten menghadirkan solusi konkret di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menyalurkan sejumlah bantuan sebagai bagian dari intervensi terpadu, antara lain:

Pembangunan 20 unit jamban sehat

Perbaikan 1 unit rumah senilai Rp15 juta

Pemberian makanan tambahan bagi 81 balita dan ibu hamil (dengan penyaluran simbolis kepada 10 penerima)

Wakil Bupati menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.

“Pemerintah dapat membangun, namun menjaga dan memanfaatkan fasilitas adalah tanggung jawab kita bersama. Tanpa keterlibatan aktif masyarakat, upaya ini tidak akan mencapai hasil maksimal,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap upaya konvergensi stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi dan kesehatan lingkungan sebagai fondasi utama pencegahan stunting.

Reporter: Saka-2

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *