SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 20 Juli 2026-– Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Universitas Mataram (UNRAM) memperkuat kemitraan strategis untuk mendukung percepatan transformasi pembangunan daerah melalui riset, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., beserta jajaran di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Senin (20/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati Jarot memaparkan sejumlah agenda strategis yang menjadi fokus pembangunan Kabupaten Sumbawa. Di antaranya transformasi ekonomi melalui hilirisasi komoditas unggulan, seperti unggas dan garam, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota, Program Sumbawa Hijau Lestari, hingga pelaksanaan berbagai Program Strategis Nasional di daerah.
Salah satu program yang menjadi perhatian, kata Bupati, adalah pembangunan sekolah terintegrasi jenjang SMP dan SMA yang memberikan beasiswa penuh bagi para siswanya sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Jarot, keberhasilan berbagai program tersebut tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Dukungan perguruan tinggi dinilai menjadi faktor penting dalam menghasilkan kebijakan yang berbasis riset, mendorong inovasi, sekaligus memastikan setiap program pembangunan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kebutuhan dalam menghadirkan pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan dan mampu menjawab tantangan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menyatakan kesiapan UNRAM untuk mengambil peran lebih besar sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Ia mengatakan, UNRAM siap mendukung berbagai program prioritas daerah melalui riset kebijakan, pengembangan potensi unggulan, pendampingan akademik, hingga penerapan inovasi yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami menyambut baik visi pembangunan Kabupaten Sumbawa. UNRAM siap berkolaborasi melalui riset, inovasi, dan pendampingan agar program-program pemerintah dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Prof. Sukardi.
Ia menjelaskan, saat ini UNRAM mengembangkan konsep Kampus Berdampak melalui Program Profesor Berdampak, yakni penugasan profesor di daerah selama sekitar tiga tahun untuk mendampingi pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Program tersebut tidak hanya melibatkan para profesor, tetapi juga dosen dan mahasiswa sehingga hasil penelitian dapat diimplementasikan secara langsung di lapangan.
Selain pendampingan pembangunan, Prof. Sukardi berharap kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus diperluas. Selama ini, kedua pihak telah bekerja sama dalam pemberian beasiswa bagi putra-putri Sumbawa yang menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi UNRAM.
Ke depan, kerja sama itu diharapkan dapat mencakup lebih banyak fakultas dan program studi, termasuk Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), guna memperkuat pemenuhan tenaga kesehatan di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengungkapkan bahwa UNRAM sedang mempersiapkan pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi dan Kedokteran Hewan. Untuk mendukung pengembangannya, UNRAM membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Universitas Mataram. Kedua pihak sepakat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia, penyusunan kajian kebijakan, hilirisasi komoditas unggulan, hingga berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa.
Reporter: Saka-1
Editor: Redaksi SakaNTB.com





