Sumbawa Besar, SakaNTB.com| 20 Januari 2026– Pemerintah Kabupaten Sumbawa meresmikan sejumlah proyek strategis daerah dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa Tahun 2026. Kegiatan peresmian ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan seluruh kabupaten/kota di Indonesia, sekaligus menjadi bagian dari implementasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, L. Suharmaji, ST, MT, menyampaikan bahwa pada Tahun Anggaran 2025 terdapat 55 paket kegiatan yang tersebar di 32 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 24 kecamatan, dengan total anggaran terserap mencapai sekitar Rp201 miliar.
“Seluruh paket kegiatan ini merupakan penjabaran dari 12 visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. Dari total paket tersebut, hanya 19 yang melalui mekanisme tender, selebihnya berupa pengadaan langsung, penunjukan langsung, e-purchasing, dan swakelola oleh OPD,” jelas Suharmaji.
Lima Proyek Utama Diresmikan
Dalam rangkaian peresmian, Pemkab Sumbawa secara simbolis meresmikan lima paket kegiatan utama.
Proyek pertama adalah Pembangunan Gedung C RSUD Sumbawa dengan nilai lebih dari Rp19 miliar. Gedung ini diperuntukkan bagi Instalasi Gawat Darurat (IGD), transfusi darah, farmasi, ICU, serta ruang Cath Lab (kateterisasi jantung) yang dilengkapi sistem sensor otomatis. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah menjanjikan dukungan peralatan kesehatan berupa layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi).
Kedua, Gedung H RSUD Sumbawa, yang difungsikan sebagai klinik kesehatan jiwa, dengan 16 ruangan termasuk delapan ruang khusus pasien gaduh gelisah. Fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan jiwa, mengingat Kabupaten Sumbawa tercatat sebagai daerah dengan jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) terbesar kedua di NTB, yakni sebanyak 137 orang.
“Ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat pelayanan kesehatan jiwa, sekaligus mengurangi ketergantungan rujukan ke daerah lain,” ujar Suharmaji.
Ketiga, Gedung Computer Assisted Test (CAT) di BKPSDM Sumbawa yang telah rampung hingga lantai dua. Gedung ini dilengkapi kebutuhan 105 unit komputer, dengan sebagian unit disiapkan khusus bagi peserta disabilitas. Fasilitas ini mendukung peningkatan kualitas SDM dan pelaksanaan seleksi berbasis digital, menjadikan Sumbawa sebagai kabupaten pertama di Pulau Sumbawa yang siap mengoperasikan gedung CAT secara mandiri.
Keempat, Gedung P2KBP3A (Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak) senilai hampir Rp1,6 miliar, sebagai pusat layanan terpadu isu kependudukan dan perlindungan sosial.
Kelima, Taman Sabalong sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dengan anggaran sekitar Rp1,3 miliar. Taman ini dirancang menjadi sarana edukasi lingkungan dan Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA), sejalan dengan kebijakan tata ruang kota yang mensyaratkan 30 persen kawasan RTH.
Penyerahan Empat Bangunan Penunjang Layanan Publik
Selain peresmian, Pemkab Sumbawa juga menyerahkan empat bangunan kepada instansi terkait, yakni Gedung SPKT Polres Sumbawa, rumah dinas Kejaksaan Negeri Sumbawa, serta rehabilitasi Gedung Kodim 1607/Sumbawa dan penataan kawasan pendukungnya. Bangunan-bangunan ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta koordinasi lintas sektor.
Infrastruktur Jalan dan Program APBN Terus Berjalan
Suharmaji menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi juga terus berjalan, baik melalui APBD maupun APBN. Sejumlah ruas jalan strategis telah rampung, di antaranya Jalan Maronge–Labuhan Sangor, Alas–Marente, serta penanganan jurang Alas. Rehabilitasi jaringan irigasi Bendungan Batu Bulan dan penataan kawasan Jempol hingga rencana pengembangan kawasan wisata juga masuk dalam agenda pembangunan berkelanjutan.
“Seluruh kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: (Saka-1)
Editor: (Redaksi SakaNTB.com)





