Ditinggal Nonton Final Piala Dunia, Rumah Panggung di Berare Hangus Terbakar

SUMBAWA, SakaNTB.com| 20 Juli 2026– Sebuah rumah panggung milik Ahmad Junaidi di Dusun Melili, Desa Berare, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, terbakar pada Senin (20/7/2026) dini hari. Berkat respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa bersama warga, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

Berdasarkan informasi, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 05.14 WITA. Petugas Damkartan Pos Moyo Hilir segera menerima laporan dari warga dan langsung menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Bacaan Lainnya

Regu 2 Damkartan Pos Moyo Hilir tiba di lokasi sekitar pukul 05.22 WITA dan segera melakukan pemadaman bersama masyarakat. Api diketahui membakar sebagian dinding kiri dan kanan rumah serta bagian atap yang menggunakan terpal.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, Sahabuddin, mengatakan saat kebakaran terjadi pemilik rumah tidak berada di dalam rumah karena sedang berada di kediaman tetangganya untuk menonton pertandingan final Piala Dunia. Kondisi tersebut menyebabkan api sempat membesar sebelum diketahui warga.

“Begitu laporan kami terima, petugas langsung bergerak ke lokasi. Berkat kerja sama personel Damkartan dan masyarakat, api dapat segera dipadamkan sehingga tidak menjalar ke bangunan lain,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai serta dipastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali, personel Damkartan Pos Moyo Hilir kembali ke markas sekitar pukul 05.41 WITA.

Sahabuddin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mengantisipasi terjadinya kebakaran akibat korsleting, terutama saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong,” katanya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta segera melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko kerugian dapat diminimalkan.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *