Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Satpol PP Sumbawa Dampingi Kader Posyandu dalam Lomba 6 SPM Tingkat Provinsi NTB

SUMBAWA, SakaNTB.com| 6 November 2026– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan kader Posyandu Mutiara Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, dan Posyandu Delima Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, dalam Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 4–5 November 2026.

Keterlibatan Satpol PP tidak hanya sebatas mendukung pelaksanaan lomba, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap enam bidang pelayanan dasar yang terintegrasi dalam Posyandu 6 SPM.

Bacaan Lainnya

Keenam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas).

Khusus pada bidang Trantibumlinmas, Satpol PP Kabupaten Sumbawa sebelumnya telah melaksanakan penyuluhan dan pembinaan kepada kader Posyandu. Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman serta mendorong keterlibatan kader dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban lingkungan.

Selain itu, pembinaan juga mencakup peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, potensi bencana, serta bahaya kebakaran di lingkungan desa dan kelurahan.

Pendampingan kembali dilakukan secara langsung saat proses penilaian oleh dewan juri pada 4 dan 5 November 2026. Dalam kesempatan tersebut, Satpol PP turut mendukung kesiapan kader, terutama dalam menjelaskan dan mengimplementasikan indikator pelayanan pada bidang Trantibumlinmas.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sumbawa, Abdul Haris, S.Sos., mengatakan bahwa keterlibatan jajarannya dalam Lomba Posyandu 6 SPM merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Satpol PP untuk memperluas wawasan, pengalaman, dan pemahaman mengenai penerapan aspek Trantibumlinmas dalam penyelenggaraan Posyandu terintegrasi.

” Tahun 2026 merupakan tahun pertama penerapan Posyandu dengan pendekatan integrasi enam bidang SPM. Karena itu, diperlukan koordinasi, kolaborasi, dan pemahaman bersama dari seluruh perangkat daerah agar setiap bidang pelayanan dapat berjalan sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap, melalui penguatan Posyandu 6 SPM, kader Posyandu dapat mengambil peran yang lebih luas. Tidak hanya menjadi penggerak pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, tenteram, dan tanggap terhadap berbagai potensi risiko di sekitarnya.

Abdul Haris menambahkan, program peningkatan pelayanan SPM bidang Trantibumlinmas akan terus dikembangkan sebagai bagian dari kontribusi Satpol PP dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera, sebagaimana visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Jarot–Ansori.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa atas dukungan kebijakan, program, dan anggaran yang selama ini diberikan untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi Satpol PP.

Ke depan, ia berharap dukungan anggaran tersebut dapat terus ditingkatkan sehingga program penguatan SPM bidang Trantibumlinmas dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Posyandu diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi, sekaligus menjadi ruang partisipasi warga dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, tertib, dan sejahtera.

Reporter: Saka-1

Editor Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *