Posyandu Delima Brang Bara Jalani Evaluasi Tingkat Provinsi NTB, Inovasi Pelayanan Jadi Perhatian

SUMBAWA BESAR, SakaNTB.com| 5 November 2026– Posyandu Delima, Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, mengikuti penilaian evaluasi kinerja Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026, Kamis (5/11/2026).

Penilaian yang berlangsung di Gedung Posyandu Delima tersebut menjadi momentum untuk melihat capaian, inovasi, serta kualitas pelayanan Posyandu dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Jayakusuma, S.Sos., Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, tim penilai Posyandu, jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta kader Posyandu Delima.

Dalam sambutannya, Jayakusuma menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pelayanan masyarakat. Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis, tidak hanya dalam memberikan pelayanan, tetapi juga dalam menghimpun data dan mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan.

Ia menegaskan bahwa esensi keberhasilan Posyandu tidak semata-mata diukur dari hasil perlombaan atau penghargaan, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Tidak ada juara yang kita kejar, tetapi bagaimana kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.

Jayakusuma juga menekankan pentingnya pengembangan inovasi agar pelayanan Posyandu semakin adaptif dan mampu menjawab kebutuhan warga. Ia mencontohkan sejumlah inovasi, seperti SILAMU dan Anakku Pintar, serta pengembangan pelayanan yang memperhatikan kebutuhan kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, inovasi pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kelurahan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen tanpa harus selalu mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Selain mendorong inovasi, ia mengingatkan para kader dan seluruh unsur terkait agar menjadikan proses penilaian sebagai kesempatan untuk melakukan pembenahan. Masukan dari tim penilai, kata dia, perlu diterima secara terbuka sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kalaupun ada yang kurang pada hari ini, mari kita benahi dan kembangkan terus. Terima apa yang menjadi masukan sebagai bagian dari proses pengembangan,” katanya.

Ia berharap keikutsertaan Posyandu Delima dalam evaluasi tingkat provinsi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di Kabupaten Sumbawa.

Lebih dari sekadar kompetisi, evaluasi kinerja Posyandu diharapkan menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan kapasitas kader agar semakin inovatif, responsif, serta mampu menghadirkan pelayanan yang inklusif dan mudah dijangkau masyarakat.

Dengan demikian, Posyandu dapat terus berkembang sebagai salah satu garda terdepan pelayanan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera.

Reporter: Saka-1

Editor: Redaksi SakaNTB.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *